Month: February 2017

Pakan Sapi Yang Cocok Untuk Usaha Penggemukan

Mendapatkan keuntungan yang besar dengan teknik menggemukan sapi potong merupakan peluang usaha yang menjanjikan.

Dilatar belakangi permintaan pasar akan kubutuhan daging sapi membuat para peternak berlomba-lomba dalam menghasilkan dan memproduksi jumlah daging sapi mereka.

Namun, tidak semua bisnis penggemukan sapi yang dilakukan peternak dapat berhasil dengan mudah.

Hal ini disebabkan oleh beberapa factor penyebabnya yaitu ketidak tahuan peternak dalam menjalani bisnis sapi potong termasuk cara atau teknik penggemukan sapi yang benar.

Dalam usaha penggemukan sapi, tidak cukup hanya dengan memberikannya beberapa pakan yang diambil dari alam saja, melainkan sapi potong juga harus diberikan makanan tambahan seperti konsentrat guna memenuhi kebutuhan gizi sapi.

Beberapa nutrisi atau gizi yang wajib diberikan kepada sapi seperti protein, mineral, vitamin, karbohidrat, dan lemak.

Tujuan pemberian nutrisi tersebut adalah untuk menjaga agar sapi dapat tumbuh dengan sehat dan cepat dalam mengalami proses perkembangan berat badannya.

Pakan sapi emanglah kebutuhan pokok untuk sapi dalam rangka program penggemukan sapi potong.

Namun, kualitas pakan yang baik juga sangat mempengaruhi pertumbuhan sapi potong agar cepat dan mampu menghasilkan daging sapi dengan jumlah yang banyak dalam waktu singkat.

Purlu anda ketahui bahwa setiap sapi memiliki selera makan yang berbeda-beda. Sehingga peternak harus lebih jeli lagi ketika membeli pakan tambahan untuk sapi potong.

Ada dua jenis pakan yang sangat baik diberikankepada sapi potong supaya cepat mengalami penggemukan. Kedua pakan tersebut adalah jenis pakan hijau (tumbuhan) dan pakan tambahan (konsentrat).

Pakan hijau atau tumbuhan adalah pakan yang pokok diberikan kepada sapi potong untuk memenuhi nutrisi alamiahnya.

Pakan hijau sebaiknya dipilih dari alam yang masih segar dan baru saja dipotong sehingga kandungan nutrisinya belum menghilang.

Jenis-jenis pakan hijau adalah rerumputan, daun kolonjono, daun lamtoro, gamal, dan sisa limbah pertanian seperti jerami.

Sementara pakan tambahan atau konsentrat adalah pakan yang berguna untuk menunjang pertumbuhan sapi potong dalam menambah berat badannya atau sebagai pakan penguat.

Pakan tambahan ini dibuat dari campuran bekatul, tepung jagung, bungkil kelapa, serta garam dapur.